Topik yang saya tulis berdasarkan pada 30 Days Writing Challenge, yang saya tahu dari Kevin Anggara. Tapi, berbeda dengan 30 Days Challenge—yang ditulis selama 30 hari atau sebulan penuh, saya memilih untuk menulis selama 14 hari, sebelum keberangkatan saya ke Yogyakarta, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah.
----------
Hari ke... sekian. Saya sudah lama tidak menulis, semenjak saya mulai PKKMB dan memasuki dunia perkuliahan secara resmi. Ya, sudah kira-kira hampir 2 bulan saya berada di Yogyakarta dan seru sekali rasanya. Jadi, tulisan terakhir ini saya anggap sebuah refleksi dari bulan ini untuk bulan depan yang akan segera mengakhiri 2023.
Saya punya banyak sekali keinginan dan target, dari memenuhi nafsu makan dan bagaimanakah kehidupan kampus saya yang unik-unik ini. Mari kita jabarkan satu per satu.
1. Mencicipi chinese food yang benar-benar chinese food, yang sepertinya bisa direalisasikan lewat Nasi Ayam Hainan. Saya ngidam itu makanan sejak saya scroll Tiktok dan ada yang bahas soal warung makan (?) yang kebetulan bernama Maju Mapan Tbk. dan sudah saya mampir. Tapi tidak ada Nasi Ayam Hainan ataupun Bubur. Hanya ada Kaya Toast dan Dimsum. Akhirnya saya coba dengan teman saya, rasanya mantap sekali!
2. Membeli kaset OASIS atau band lain. Saya akhir-akhir ini senang pada walkman karena di-notice oleh teman saya yang bertanya akan hal itu. Ternyata setelah soal walkman, ada pula yang bertanya tentang, "Kamu suka hal-hal begini?" Saya balas, "Ya. Saya punya pula kamera analog dan kamera pocket." Lalu, setelahnya adalah sejarah tak tertulis.
3. Punya motor sendiri. Sebenarnya yang satu ini opsional, tapi dikarenakan saya tidak tahu harus tulis apalagi, saya tulis ini saja. Jarak dari kos saya ke kampus kira-kira 500m, dan hanya butuh waktu 5 menit. Tapi, saya yakin pasti ada hal-hal yang bikin terhambat di jalan menuju kampus. Sehingga, saya rasa membeli motor adalah pilihan terbaik demi mempersingkat waktu, dari 5 menit menjadi 2 menit.
Ya, 3 saja. Saya capek. Terima kasih sudah mengikuti hingga sampai di Yogyakarta. Sampai jumpa di tulisan-tulisan selanjutnya, jika masih menulis. Sehat dan sukses selalu.
Komentar
Posting Komentar